Cindy Felita Nur Alimah

Kiat-Kiat Membangun Kebiasaan

Pernah enggak, ingin membangun suatu kebiasaan tetapi susah? Seringkali hanya berjalan beberapa hari lalu malas menghampiri. Akhirnya, kebiasaan yang ingin kita bangun hanyalah mimpi.

Kebiasaan adalah suatu hal yang dikerjakan secara berulang oleh seorang individu. Setiap individu memiliki kemampuan untuk mengubah dari perilaku lama ke perilaku baru dan perilaku buruk ke perilaku baik.  Lalu, bagaimana caranya membangun suatu kebiasaan sehingga dapat meningkatkan kualitas kita? Berikut kiat-kiat untuk membantu dalam membangun kebiasaan:

 

(Foto: Pexels)

1. Menentukan kebiasaan apa yang sesuai untuk diri sendiri

Haruskah bangun lebih pagi? Haruskah olahraga setiap hari? Haruskah makan sayur dan buah-buahan setiap hari? Mungkin kita pernah ingin membangun suatu kebiasaan hanya karena melihat kebiasaan orang lain. Mengubah kebiasaan tetapi tidak memiliki tujuan yang jelas akan membuat kita tidak termotivasi untuk melakukan.

Misalnya, ada orang yang terbiasa bangun lebih awal dari biasanya karena hal tersebut membuatnya lebih produktif. Lalu kita langsung ingin mengubah kebiasaan dengan bangun lebih pagi. Padahal, waktu produktif setiap orang berbeda-beda dan hal ini juga disebabkan karena kita tidak memahami tujuan secara jelas. Jadi, tentukan dulu ya tujuan dari kita mengubah dan melakukan kebiasaan.

 

2. Memulai dari langkah-langkah kecil

Salah satu faktor yang membuat kita malas melakukan kebiasaan karena pada awalnya kita langsung melakukan langkah yang besar. Tentu yang perlu kita ingat bahwa langkah besar diawali dari langkah kecil dulu, loh.

Misalnya, kita ingin rutin lari pagi maka mulailah dengan 30 menit setiap hari atau lari pagi setiap dua atau tiga hari sekali. Kita ingin rajin membaca buku maka mulailah dari 5 sampai 10 halaman setiap harinya. Kita ingin rajin menulis maka mulailah dari satu paragraf.

 

3. Konsisten

Seorang ahli pernah mengatakan bahwa kehidupan manusia dipengaruhi oleh dua pikiran, yaitu pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Pikiran sadar memiliki peran sebesar 12%, sedangkan pikiran bahwa sadar memiliki peran sebesar 88%. Di pikiran bawah sadar inilah yang berfungsi pada kebiasaan, perasaan, memori jangka panjang, persepsi, membentuk kepribadian, keyakinan, kreativitas, dan intuisi.

Nah, setelah melakukan langkah-langkah kecil, maka hal yang paling penting adalah konsisten. Konsisten adalah kunci. Semakin sering kita melakukan suatu kebiasaan maka hal tersebut akan terbentuk di pikiran bawah sadar kita.

 

4. Membuat checklist

Banyak hal yang harus dikerjakan setiap hari seringkali membuat kita malah lupa tentang kebiasaan yang ingin dicapai. Nah, karena kita sudah berkomitmen untuk membangun kebiasaan, pasti enggak mau setengah-setengah dong? Solusinya, kita bisa membuat checklist di ponsel. Checklist ini dapat membantu untuk mengingatkan aktivitas atau hal apa yang ingin kita capai.

Nah, itu kiat-kiat membangun suatu kebiasaan. Enggak sulit kan? Suatu saat, kita akan merasa bangga dan bahagia bahwa langkah-langkah kecil yang dilakukan sudah terbentuk menjadi hal yang besar dalam pribadi kita.

Baca Juga Artikel Alterrans Lainnya

Aldi Kuswiryawan Dipasanta

Life at Alterra: The Good, The Bad & The Ugly

Retrospective setahun bersama Alterra Opinions are my own. Setahun bersama Alterra (sebelumnya Sepulsa), tidak sedikit hal yang terjadi. Namun apa yang akan saya tulis tidak akan mungkin mencakup semuanya, akan ada banyak hal yang terlewat. Ini hanyalah sekelumit kisah yang saya alami secara garis besar. Well, tanpa membuang waktu terlalu lama, mari kita mulai. The […]

Read More
Lalu Haryadi Guni

Rumah Kedua

Panggilan wawancara kerja itu kupenuhi. Setibanya di lokasi, aku sedikit bingung, karena yang kudapati adalah sebuah salon, padahal aku melamar sebagai tenaga IT. Daripada berdiam diri terlarut dalam kebingungan, kumasuki saja tempat itu dan bertanya kepada orang yang di dalam. “Permisi, benar ini kantor Sepulsa? Saya mau interview,” tanyaku kepada ibu yang ada didalamnya. “Oh, […]

Read More