fbpx
Audi Fristya | 23 Dec 2019

Ibu Menyusui, Ini Tips Berpakaian ke Kantor Agar Lebih Nyaman

Meninggalkan anak di rumah ketika masih menyusui bukanlah hal yang mudah. Tapi bagi para ibu yang berkarier, mau tidak mau, harus rela meninggalkan sang anak di rumah bersama pengasuh, atau keluarga lain yang menjaga demi tuntutan pekerjaan. Selain alat pumping dan kantung ASI yang harus kamu bawa ke kantor, tentu dari segi hal pakai ke kantor pun harus dipikirkan. Bagaimana kamu terlihat profesional tapi tetap nyaman seharian. Untuk itu ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti pada artikel ini. Simak ya!

 

Tips berpakaian ke kantor untuk ibu menyusui

(Foto: Pexels)

 1. Pilihlah bahan yang sejuk dan lembut

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah tentu pemilihan bahan pada busana yang ingin dikenakan. Kunci untuk mendapatkan kenyaman maksimal saat mengantor adalah dengan mengenakan busana berbahan sejuk dan lembut.

Sama seperti ibu hamil, ibu menyusui juga masih memiliki metabolisme yang lebih cepat sehingga menyebabkan tubuh yang lebih berkeringat. Tentu dengan keadaan seperti itu, kamu haruslah memilih busana yang sejuk sekaligus mampu menyerap keringat dengan baik.

Pakaian dengan bahan katun bisa jadi andalan ibu menyusui, nih. Katun sudah populer menjadi salah satu bahan yang sejuk sekali untuk dikenakan, sekaligus mampu menyerap keringat dengan maksimal. Kabar baiknya sekarang sudah banyak pakaian breast feeding friendly yang mengenakan bahan ini.

2. Menggunakan busana dengan kancing depan

Sekarang banyak sekali lini fashion yang sudah menghadirkan koleksi pakaian breast feeding friendly. Biasanya pakaian ini akan dihadirkan dengan kancing pada bagian depan, sehingga memudahkan ibu menyusui untuk membukanya.

Jika memang belum punya, kamu bisa menggantinya dengan menggunakan kemeja dengan kancing bagian depan, atau atasan model wrap dengan aksen ikat pada bagian samping. Kedua model atasan tersebut tentu memudahkanmu ketika harus pumping di kantor, atau di pusat perbelanjaan. Sebisa mungkin selama menyusui, perbanyak menggunakan model atasan tersebut ya.

3. Jangan lupa menggunakan breast pads

Masing-masing ibu pasti melakukan perjuangannya masing-masing saat memproduksi ASI. Ada ibu yang harus berjuang untuk mengeluarkan ASInya, tapi ada juga yang memang sudah berlimpah. Tentu itu adalah hal yang patut disyukuri.

Produksi yang banyak atau tidak, sebaiknya ibu menyusui menggunakan breast pads. Breast pads atau penyerap ASI sekarang banyak dijual baik di toko online maupun offline. Penyerap ASI ini tentu menjadi solusi yang tepat untuk mengakali ASI yang rembes. Apalagi jika harus meeting atau bertemu klien, namun pakaian memiliki bercak basah akibat ASI yang bocor. Tidak mau kan hal ini terjadi padamu?

Baca juga: Apa Sih Keuntungan Memiliki Asuransi Perjalanan?

4. Pilihlah pakaian yang longgar

Ketika hamil, melahirkan, dan menyusui, tentu ukuran payudara akan membesar. Ditambah permasalahan metabolisme ibu menyusui yang lebih cepat, membuat kamu menjadi lebih berkeringat.

Tentu, keringat yang banyak dan pakaian yang ketat tidak akan membuat nyaman seharian. Pilihlah pakaian yang memang memiliki potongan longgar. Pakaian yang longgar terasa lebih sejuk, ruang gerakmu pun tak terbatasi.

Yang paling penting tentu ketika harus pumping atau menyusui dengan pakaian longgar pun kamu akan melakukan pergerakan lebih mudah. Jangan sampai karena termakan tren yang sedang populer, malah jadi kesusahan ketika harus menyusui.

5. Hindari penggunaan aksesori yang berlebihan

Simpel menjadi kunci bagi semua ibu menyusui dalam hal berpakaian. Memang, keinginan untuk tetap tampil gaya kadang tidak bisa dipungkiri. Tapi ingat untuk memilih-milih mana tren yang pas untukmu.

Jangan penuhi tampilan menggunakan aksesori yang berlebihan. Apalagi kalung-kalung panjang yang bisa membatasi gerak ketika menyusui. Jangan juga mengenakan aksesori yang mengharuskanmu untuk membukanya terlebih dahulu ketika pumping atau menyusui. Aksesori tersebut hanya akan merepotkan. Hindari dulu selama menyusui ya!

 

Sudah tahu kan tipsnya sekarang? Jangan lupa dipraktekkan ya!

Baca Juga Artikel Alterrans Lainnya

Maria Carolina Yuaniar

Alterra punya Research Team, Lho!

Hai Alterrans, di tulisan ini aku bakal menjelaskan mengenai detail apa saja yang ada di Research Team Alterra. Eitss… sebelumnya kenalan dulu yuk dengan para researcher yang ada, untuk yang berbasis di Jakarta ada Kartika Andiani. Sedangkan, untuk yang berbasis di Malang ada Dea Widya Hutami dan saya sendiri, Maria Carolina Yuaniar.   Apa sih […]

Read More

Apa Sih Keuntungan Memiliki Asuransi Perjalanan?

Banyak orang yang tentu malas harus membayar lebih untuk asuransi perjalanan. Pasalnya banyak yang belum teredukasi dengan baik, sehingga orang tersebut pun merasa belum membutuhkan asuransi perjalanan. Kebanyakan orang hanya tahu asuransi perjalanan hanya difokuskan pada perlindungan akan risiko kecelakaan saat perjalanan. Tapi pada faktanya, manfaat yang akan kamu dapatkan jauh lebih banyak dari sekedar […]

Read More
×

How can we help you?

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar produk atau bisnis dengan Alterra, silakan isi form di bawah ini. Kami dengan senang hati akan menjawab dan membantu Anda.