Fajri Romadon

I Know You, But You Don’t Know Me. You Know Me, But I Don’t Know You

Kutuliskan kenangan tentang caraku menemukan dirimu..

Well, gue bukan mau menulis puisi ataupun diary, bukan juga menulis lirik lagu ataupun surat cinta. Gue hanya ingin bercerita atau bisa dibilang berbagi pengalaman apa yang gue rasa. Sebenarnya dari kalimat di awal tadi juga akan menghubungkan apa yang gue tulis di sini.

You know what? It means, seperti gue mendapatkan momen bagaimana bisa berada di Alterra. Sederhananya gini, gue mau berbagi bagaimana gue bisa menemukan Alterra, mendarat di Alterra, yang paling pas emang ikutan kompetisi KAMIS dengan tema “Life at Alterra”. Nah, kan!

Alterra, previously known as Sepulsa. A start up? A company? nope. I think it is more like a big family inside.

Yes, kalian tahu berapa total karyawan di Alterra (termasuk GADA) hingga detik ini? Gue juga gak tahu haha.

Yang pasti, yang gue tahu saat All Minds terakhir pada Oktober 2019 lalu, diinformasikan oleh our beloved ibu Peri alias Ibu Puspa, keluarga kita sudah mencapai sekitar 500 karyawan. Yup, 500 karyawan. Dalam waktu lima tahun (and still counting). Dari pengalaman gue yang seorang pemula/amatir, terutama dalam belajar soal bisnis, sebuah perusahaan bisa memiliki karyawan hingga 500 orang dalam kurun waktu 5 (lima) tahun merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa.

Thank you to our co-founders, Mas Ananto dan Mas JJoe, kalian leaders yang luar biasa!

Nah, sekarang gue bertanya pada kalian yang sedang membaca artikel ini:

Apakah kalian mengenal semua karyawan yang ada di Alterra?

Apakah kalian minimal mengetahui paling sedikit 100 nama (karyawan) di Alterra?

Apakah kalian mengenal tetangga kalian yang dekat ruang kerja kalian?

Gue yakin tidak semua dari kalian menjawab “Iya!” dari pertanyaan di atas.

Pernah nggak sih kalian berpapasan atau bertemu rekan kerja di Alterra yang berbeda divisi dan saling sapa “mas!” “mba!” tapi kalian bertanya-tanya “dia siapa ya?” “dia bagian apa ya kerjanya?” atau “dia di divisi mana ya?”. Padahal, nggak satu atau dua kali bertemu dengan orang tersebut. Kalau kalian merasakan hal tersebut di atas, seperti apa yang gue bilang, I will say: ME TOO!

Well, gue adalah new joiner yang baru berusia 7 bulan. Kalau diibaratin bayi, lagi unyu-unyunya tuh, hehe.

Workplace gue di kantor Setiabudi Tengah, Jakarta. Known as Pajero. The real name is Fajri Ro. Itulah sebabnya kenapa dipanggil Pajero. *peace!

Pastinya setiap hari, gue sering berpapasan dengan Alterrans. Well, of course kita saling sapa dong. Alterra is the best workplace in Indonesia, guys! 

Culture kita, attitude kita, dan pekerjaan kita di Alterra, membuat kita menjadi lebih baik. Gue yakin dan percaya itu. Jujur, selama pengalaman gue bekerja selama 8 tahun. Alterra is still the best regarding office culture.

Nah ketika gue berpapasan dengan Alterrans yang nggak gue kenal, selalu terbesit pertanyaan di dalam otak gue “dia bagian apa ya?”, “Dia namanya siapa ya?”. Emang sih, kan udah kenalan di awal gabung dan kenapa nggak tanya aja langsung ke orangnya biar nggak penasaran. Well, gue rasa semua ingin melakukan itu. But we don’t do that until now. CMIIW.

Life at Alterra: Living with a lot of members. I know you, but you don’t know me. You know me, but I don’t know you.

Bener gak sih? Kalau bener, boleh dong komentar di bawah. 🙂

Pekerjaan gue salah satunya memberikan gue kesempatan untuk mengenal lebih banyak Alterrans. Tapi, gue yakin ini berlaku bagi semuanya. Di mana kita saling berinteraksi dengan Alterrans lain yang beda divisi, tapi kita gak pernah tau mukanya tuh yang seperti apa ya, atau orangnya seperti apa ya.

Kita saling berkomunikasi dengan baik walau terkadang nggak semua selalu atau melakukan video call via Zoom. Saat meeting biasanya baru kita tahu tuh, “Oooh itu yang namanya anu..”. Bener nggak nih, guys?

Beraneka ragam karakter dari setiap Alterrans, membuat kita tentunya belajar juga bagaimana cara beradaptasi dengan orang yang berbeda-beda. Termasuk bagaimana cara berkomunikasi yang baik dengan yang lain. Menurut gue, segala sesuatu hal yang positif selalu didukung oleh Alterra (thank you to Ibu Peri dan HR team!).

Kehidupan di Alterra menurut gue juga nggak monoton, seperti halnya musim yang selalu berubah (mulai dari event, komunikasi, inovasi) dan seperti halnya jam dinding yang selalu berputar dan melewati angka yang sama (pekerjaan yang perlu komitmen dan juga konsisten).

Alterra merupakan perusahaan seperti halnya buku yang sudah tertulis beberapa halaman oleh tinta emas yang mengagumkan. Well, mari kita buat buku itu menjadi buku yang luar biasa dan bermanfaat bagi orang banyak. Finally now, it’s our time to make a history!

Baca Juga Artikel Alterrans Lainnya

Syauqi Rahmat Sugara

Kerja Serius Tapi Santuy

Mungkin tidak sedikit orang yang bertanya siapa sih programmer? Apa yang biasanya dikerjakan oleh programmer? Apakah seorang programmer memang benar-benar menghabiskan waktunya di depan komputer? Kalau iya, berarti programmer itu tidak sejalan dengan gaya hidup anak zaman sekarang yang suka berbaur di kedai kopi sambil bicara masa depan atau berlibur ke alam sambil menikmati keindahannya […]

Read More
Tegar Imansyah

Antara Komunitas & Pekerjaan: untuk Software Engineering yang Lebih Mudah

Sebagai seorang Software Developer, pernah nggak, kamu merasa stuck lalu menemukan jawabannya di stackoverflow? Atau, kamu pengen tau sesuatu dan ternyata ada yang share pengetahuannya di meet up atau grup Telegram komunitas? Kalau pernah, selamat! Artinya, kamu sudah merasakan manfaat dari komunitas. Nah, di tulisan ini, aku juga akan share pandanganku tentang open knowledge. Sebagai […]

Read More